Thursday, August 12, 2021

Untuk Apa Menabung Dendam?

Puncta 12.08.21
Kamis Biasa XIX
Matius 18: 21 – 19:1

Untuk Apa Menabung Dendam?

NELSON MANDELA dijatuhi hukuman seumur hidup karena dituduh mengadakan sabotase dan rencana penggulingan pemerintahan di Afrika Selatan tahun 1962.

 Ia menjalani hukuman selama 27 tahun. Ia sering disiksa, diteror, tidak diberi makan. Suatu kali ia digantung dengan posisi terbalik, kepala di bawah dan dikencingi oleh sipir penjara.

 Mandela hanya bergumam, “Tunggu saatnya.”

Dia dibebaskan berkat dukungan kampanye Internasional. Tahun 1994 Mandela memenangkan pemilu multi ras. Ia menjadi Presiden Kulit Hitam pertama di Afrika Selatan. 

Saat menjabat presiden, ia mengingat sipir penjara yang pernah mengencingi dia. Ajudan diminta membawa sipir ke hadapannya. 

Sipir itu sangat ketakutan. Ia mengira Mandela akan balas dendam, atau menghukum dan menyiksanya. 

Tetapi ketika sipir datang, Mandela merangkul dan mencium dia. Mandela berkata, “Saat pertama menjadi presiden, hal pertama yang akan kulakukan adalah MEMAAFKANMU.” 

Mandela menjadi Bapak Rekonsiliasi Nasional.

Perenang Margareth MacNeil membuat heboh medsos di China karena ia mengalahkan perenang Negeri Tirai Bambu, Zhang Yufei hanya selisih 0,05 detik. 

Yang lebih menghebohkan karena “Maggie” berdarah China tetapi kewarganegaraan Kanada. 

Waktu bayi, dia dibuang oleh orangtuanya karena kebijakan “satu anak”. Dia diadopsi oleh pasangan keluarga Kanada, Edward MacNeil dan Susan McNair. 

Suatu kali “Maggie” pergi ke Jijuang, Jiangxi, China, kota kelahirannya untuk menjumpai orangtuanya yang asli. 

Dia memaafkan kedua orangtuanya yang dulu membuangnya. Memaafkan tidak bisa menghapus masa lalu, tetapi bisa mengubah masa depan. 

Maggie menatap masa depannya dengan hati ringan tanpa beban.

*Yesus mengajarkan kepada Petrus, tidak hanya sampai tujuh kali mengampuni, tetapi sampai tujuh puluh kali tujuh kali.* Itu _artinya_ _*"pengampunan  tak terhitung*_ 

Dasarnya apa? _*Dasarnya adalah Allah yang  mengampuni tanpa batas*_. Seperti Raja yang mengampuni hamba yang berhutang sepuluh ribu talenta itu.

Orang-orang yang mampu mengampuni bisa melepaskan diri dari rasa amarah, benci dan dendam. 

Hal ini tidak mudah karena banyak yang pernah disakiti, dilukati hatinya, terasa sulit untuk memaafkan, apalagi mengampuni. 

Hanya orang-orang yang _sudah selesai dengan dirinya dan legawa mampu mengampuni_ Orang yang bisa mengampuni sadar bahwa dendam dan sakit hati adalah beban yang menyakiti diri sendiri. 

_Mengampuni bisa menyembuhkan diri sendiri_. Banyak penyakit disembuhkan karena daya pengampunan.

Pengampunan juga _perwujudan iman yang mendalam_. Mengampuni dengan religiusitas itu sangat erat. 

Dengan mengampuni, orang mewujudkan imannya. Semua Kitab Suci pasti mengajarkan pengampunan. 

Kalau ada yang mengajarkan kebencian, balas dendam, membunuh, merusak, menghancurkan, pasti berlawanan dengan isi Kitab Sucinya. 

*Dengan mengampuni, orang melaksanakan perintah Allah* yang tertulis dalam Kitab Suci. 

Memang berat. Tetapi tidak ada yang sulit, bagi orang yang mau. Kalau Mandela, “Maggie” atau orang lain bisa, kenapa kita tidak?

Menghias bunga-bunga kertas,
Menjadi karya yang mempesona.
Mengampuni tanpa batas,
Itulah kasih Allah yang sempurna.

Cawas, belajar mengampuni....
Rm. Alex, J. Purwanto, Pr

Sunday, May 16, 2021

Pidato terbaik Covid 19 dari Presiden Uganda

Pidato Presiden Uganda untuk bangsanya. *Infonya, ini salah satu salah satu pidato Covid terbaik sampai sekarang dari siapa pun di dunia ini.*

Presiden Uganda KAGUTA MUSEVENI memperingatkan orang-orang yang berperilaku buruk selama periode COVID-19 ini, "Tuhan memiliki banyak pekerjaan, Dia harus menjaga seluruh dunia. Dia tidak bisa hanya berada di sini di Uganda untuk menjaga orang-orang bodoh ...".

Berikut ini adalah pidato lengkapnya: 

"Dalam situasi perang, tidak ada yang meminta siapa pun untuk tinggal di dalam rumah. Anda memilih untuk diam di rumah. Bahkan, jika Anda memiliki ruang bawah tanah, Anda bersembunyi di sana selama pertempuran terus berlanjut.

Semasa perang, Anda tidak memaksakan kebebasan Anda. Anda rela menyerahkannya sebagai imbalan untuk bertahan hidup.

Selama perang, Anda tidak mengeluh kelaparan. Anda menahan lapar dan berdoa agar Anda bisa hidup untuk makan lagi.

Selama perang, Anda tidak berdebat tentang membuka bisnis Anda. Anda menutup toko Anda (itupun kalau cukup waktu), dan lari untuk menyelamatkan hidup Anda. Anda berdoa untuk hidup lebih lama hingga perang usai sehingga Anda dapat kembali ke bisnis Anda (itupun jika belum dijarah atau dihancurkan oleh tembakan mortir).

Semasa perang, Anda bersyukur kepada Tuhan karena diberikan kesempatan hidup di dunia ini.

Selama perang, Anda tidak khawatir anak-anak Anda tidak bersekolah. Anda berdoa agar pemerintah tidak memaksa mereka sebagai tentara untuk dilatih di sekolah yang berubah menjadi pelatihan militer.

Dunia saat ini sedang berperang. Perang tanpa senjata dan peluru. Perang tanpa tentara manusia. Perang tanpa batas. Perang tanpa perjanjian gencatan senjata. Perang tanpa arena. Perang tanpa zona terlarang.

Tentara dalam perang ini tanpa ampun. Tidak memiliki setitik pun rasa kemanusiaan. Tidak pandang bulu - tidak peduli apakah anak-anak, wanita, atau tempat ibadah yang diserangnya. Tentara ini tidak tertarik pada rampasan perang. Tidak ada niat untuk mengubah rezim. Tidak peduli tentang sumber daya mineral yang kaya di bawah bumi. Bahkan tidak tertarik pada hegemoni agama, etnis atau ideologis. Ambisinya tidak ada hubungannya dengan superioritas rasial. Ini adalah tentara yang tidak terlihat, cepat, dan sangat efektif.

Agenda satu-satunya adalah panen kematian. Hanya kenyang setelah mengubah dunia menjadi satu lahan kematian besar. Kapasitasnya untuk mencapai tujuannya tidak diragukan lagi. Tanpa mesin darat, amfibi dan senjata udara, ia memiliki pangkalan di hampir setiap negara di dunia. Pergerakannya tidak diatur oleh konvensi atau protokol perang apa pun. Singkatnya, ia adalah hukumnya tersendiri. ia adalah Coronavirus. Juga dikenal sebagai COVID-19 (karena mengumumkan kehadiran dan niatnya yang merusak di tahun 2019)

Syukurlah, pasukan ini memiliki kelemahan dan bisa dikalahkan. Hanya membutuhkan tindakan kolektif, disiplin dan kesabaran kita. COVID-19 tidak dapat bertahan dari jarak sosial dan fisik. Ia hanya berkembang ketika Anda menantangnya. Senang sekali dikonfrontasi. Namun menyerah dalam menghadapi jarak sosial dan fisik kolektif. Ia tunduk pada kebersihan. Tidak berdaya ketika Anda mengambil takdir Anda di tangan Anda sendiri dengan menjaganya tetap bersih sesering mungkin.

Ini bukan waktunya untuk menangis tentang roti dan mentega seperti anak-anak manja. Kitab suci mengatakan kepada kita bahwa manusia tidak akan hidup dari roti saja (tetapi dari setiap Firman yg keluar dari mulut Allah). Mari kita patuhi dan ikuti instruksi dari pihak berwenang. Mari kita ratakan kurva COVID-19. Mari melatih kesabaran. Mari menjadi penjaga saudara kita. Dalam waktu singkat, kita akan mendapatkan kembali kebebasan, perusahaan, dan sosialisasi kita. "

Pidato publik terbaik dan paling cerdas yang pernah dibuat selama Covid-19.

Saturday, November 28, 2020

Kisah Mahatma Gandhi

#Saat sedang belajar hukum di University College London#


Ada seorang professor yang bernama Peter yang tidak menyukai Gandhi.

Suatu hari ketika Prof. Peter sedang makan siang di kantin kampus, Gandhi datang & duduk disampingnya sambil membawa makan siangnya.

Prof. Peter berkata "Gandhi...apakah anda tidak mengerti bahwa seekor babi dengan seekor burung tidak duduk berdampingan untuk makan?"

Gandhi bagai orang tua yang menatap anak nakal menjawab "Jangan khawatir Prof.... Saya akan segera terbang" dan Gandi segera ngeloyor ke meja lainnya. 
(siapa babi siapa burung menjadi jelas)

Muka Prof. Peters memerah penuh kemarahan & memutuskan untuk balas dendam.

Hari berikutnya didalam kelas dia sengaja mengajukan pertanyaan ke Gandhi didepan mahasiswa yang lain : "Gandhi andai kamu sedang berjalan tiba-tiba menemukan paket berisi 1 tas penuh uang & 1 tas penuh dengan kebijaksanaan, mana yang kamu ambil?".

Tanpa ragu Gandhi menjawab "Ya uang lah".

Prof. Peters tersenyum sinis ha....ha...ha
& berkata dengan bangga : "Jika itu aku, maka aku akan mengambil kebijaksanaan".

Dengan santai Gandhi menjawab :
 "Seseorang itu biasanya mengambil apa yang tidak dia punya."

( Prof. Peters hilang akal, tidak bisa berkata apa apa. )
 
Dengan penuh kemarahan dia menulis kata "IDIOT" pada lembar jawaban ujian Gandhi & memberikan ke Gandhi.

Gandhi mengambil & duduk sambil berusaha keras tetap tenang.

Beberapa menit kemudian Gandhi berdiri & menghampiri sang Professor seraya berkata dengan sangat sopan "Prof... anda baru saja menanda tangani lembar jawaban ini tapi belum memberi nilai".

......................

Bersikaplah Tenang & Bijak apabila ada Orang yang membenci kita

Sebab semakin dia membenci kita semakin banyak kebodohan yang akan dibuatnya

Di dalam dunia yang penuh dengan kompetisi, ingatlah untuk tetap :
-  Rendah Hati dan
-  Tenang
Jangan Emosi agar Kita juga tidak bertindak Bodoh

Hati Baik
Pikiran Baik
Maka... 
Apa yang terucap juga hal yang
Baik dan Bijaksana

KATA-KATA MU adalah TANDA KEPRIBADIAN MU

Tetap tenang.
 Ketika kita TENANG kita bisa menerima HIKMAT TUHAN yang Luar Biasa

Jika ada Orang yang Membicarakan Kekuranganmu

       TERSENYUMLAH

Kekuranganmu saja membuat mereka Perhatian,
Apalagi Kelebihanmu

ORANG BODOH
Sibuk membicarakan kelemahan & kekurangan Orang Lain

ORANG PANDAI
Sibuk Memperbaiki Kelemahan & Kekurangan dirinya.

Source: Alex Lie

Saturday, October 10, 2020

7 Keajaiban Dunia

Seorang guru memberikan tugas kepada siswanya untuk menuliskan 7 Keajaiban Dunia.

Malamnya sang guru memeriksa tugas itu.
Sebagian besar siswa menulis demikian,

Tujuh Keajaiban Dunia :
1. Piramida
2. TajMahal
3. Tembok Besar Cina
4. Menara Pisa
5. Kuil Angkor
6. Menara Eiffel
7. Candi Borobudur

Lembar demi lembar memuat hal yang hampir sama.

Beberapa perbedaan hanya terdapat pada urutan penulisan daftar tersebut.

Tapi guru itu terus memeriksa sampai lembar yang paling akhir…

Tapi saat memeriksa lembar yang paling akhir itu, sang guru terdiam.
Lembar terakhir itu milik si gadis kecil pendiam…
Isinya seperti ini :

Tujuh Keajaiban Dunia:
1. Bisa Melihat
2. Bisa Mendengar
3. Bisa Menyentuh
4. Bisa Disayangi
5. Bisa Merasakan
6. Bisa Tertawa, dan
7. Bisa Mencintai…

Setelah duduk diam beberapa saat, sang guru menutup lembaran tugas siswanya.
Kemudian menundukkan kepalanya berdoa…

Mengucap syukur untuk gadis kecil pendiam dikelasnya yang telah mengajarkannya sebuah pelajaran hebat, yaitu:
Tidak perlu mencari sampai ke ujung bumi untuk menemukan keajaiban.
Keajaiban itu ada disekeliling kita untuk kita miliki dan tak lupa untuk kita ” SYUKURI ” !!!

Apa yg kita cari dalam hidup ini…?

◆Kita hidup di kebun, merindukan kota. Kita hidup di kota, merindukan kebun.
◆Kalau kemarau kita tanya kapan hujan. Di musim hujan kita tanya kapan kemarau
◆Diam di rumah inginnya pergi. Setelah pergi inginnya pulang ke rumah.
◆Waktu tenang cari keramaian. Waktu ramai cari ketenangan.
◆Ketika masih bujang mengeluh ingin nikah. Sudah berkeluarga, mengeluh belum punya anak, setelah punya anak mengeluh betapa beratnya biaya hidup dan pendidikan.

Ternyata SESUATU itu tampak indah karena belum kita miliki…

Kapankah kebahagiaan didapatkan kalau kita hanya selalu memikirkan apa yang belum ada, tapi mengabaikan apa yang sudah kita miliki.

Jadilah pribadi yang SELALU BERSYUKUR.
Dengan rahmat yang sudah kita miliki… Mungkinkah selembar daun yang kecil dapat menutupi bumi yang luas ini..??

Menutupi telapak tangan saja sulit…
Tapi kalo daun kecil ini nempel di mata kita, maka tertutuplah “BUMI” dengan Daun,
Begitu juga bila hati ditutupi pikiran buruk sekecil apa pun, maka kita akan melihat keburukan dimana-mana
Bumi ini pun akan tampak buruk.
Jangan menutup mata kita, walaupun hanya dengan daun yang kecil…

Jangan menutupi hati kita, dengan sebuah pikiran buruk walau cuma seujung kuku..
SYUKURILAH apa yang sudah kita miliki, sebagai modal untuk meMULIAkanNYA…

Karena hidup adalah :
WAKTU yang dipinjamkan,
dan Harta adalah BERKAT yang dipercayakan…
dan… semua itu kelak akan di mintai pertanggungjawaban.

Jadi bersyukurlah atas nafas yang masih kita miliki…
Bersyukurlah atas keluarga yang kita miliki…
Bersyukurlah atas pekerjaan yang kita miliki…

Bersyukur dan selalu bersyukur di dalam segala hal.
Segeralah berlomba dalam kebaikan di mulai dari sekarang.

-unknown-


Sunday, July 12, 2020

*To All Parents* ( *Untuk Para Orangtua* )


There was a very brilliant boy, ( *_Ada seorang anak laki-laki yang pintar_*)

He always scored 100% in Science. ( *_Dia selalu memperoleh angka 100% di bidang sains_*)

Got selected for IIT Madras and scored exellent in IIT. ( *_Dia diterima di IIT Madras dan memperoleh nilai tinggi di IIT_*). 

Went to the University of California for MBA. 
( *_Kemudian melanjutkan ke Univ of California untuk MBA_*). 

Got a high paying job in America and settled there. ( *_Memperoleh gaji tinggi di AS dan tinggal disana_*). 

Married a Beautiful Tamil Girl. ( *_Menikah dengan gadis Tamil cantik_*). 

Bought a 5 room big house and luxury cars.
( *_Beli rumah besar dengan kamar 5 dan sedan mahal_*). 

He had everything that make him *succesful*, but a few months ago he commited suicide after shooting his wife and children. ( *_Dia mempunyai segala sesuatu yang membuat dia sukses_*, *tetapi beberapa bulan yang lalu dia bunuh diri setelah lebih dulu menembak istri dan anak-anaknya*.)

 *WHAT WENT WRONG?* 
*_APA YANG SALAH ?_*

California Institute of Clinical Psychology studied his case and found *"what went wrong?"*
( _Klinik Psikologi Institut California mempelajari kasus ini dan menemukan apa yang salah?_). 

The researchers met the boy's friends and family and found that he lost his job due to America's Economic Crisis and he had to sit without a job for a long time. ( *_Para peneliti menemui teman dan keluarga laki-laki tersebut dan menemukan bahwa dia kehilangan pekerjaan karena Krisis Ekonomi AS dan terpaksa menganggur untuk jangka yang panjang._*)

After even reducing his previous salary amount, he didn't get any job.
( *_Bahkan setelah dia mengurangi jumlah gaji sebelumnya, dia tetap tdk memperoleh pekerjaan._*)

Then his house installment broke and he and his family lost the home.
( *_Kemudian cicilan rumahnya macet dan dia dan keluarganya kehilangan rumah tsb._*)

They survived a few months with less money and then he and his wife decided to commit suicide. ( *_Mereka dapat bertahan beberapa bulan dengan duit seadanya dan dia dan istrinya memutuskan untuk bunuh diri._*)

He first shot his wife and children and then shot himself. ( *_Dia lebih dulu menembak istri dan anak-anaknya dan kemudian menembak dirinya._*)

The case concluded that the man was ( *_Kasus ini menyimpulkan bahwa laki-laki itu :_*)

 *Programmed for Succes* but he was not *Trained for Handling Failures.*  
( *Dididik untuk Sukses, tetapi tidak Dipersiapkan untuk Gagal.* )

Now, let's come to the actual question.
( *_Sekarang, mari kita bahas pertanyaan sebenarnya._* )

 *What are the habits of highly succesful people?* 

( *_Apa yg menjadi kebiasaan orang yang sangat sukses?_*)

First of all,
I want to tell you that if you have achieved everything, there is a chance to lose everything.
( *_Pertama-tama, saya ingin mengatakan bahwa jika anda telah mencapai sesuatu, ada kemungkinan kehilangan segalanya._*)

Nobody knows when the next Economic Crisis will hit the world!. ( *_Tidak seorang pun tau kapan Krisis Ekonomi akan terjadi di dunia ini!._*)

The best Success habit is getting trained for handling failures!.( *_Kebiasaan sukses terbaik adalah memperoleh pelatihan menghadapi kegagalan!._*)

I want to request every parent, ( *_Saya ingin mengatakan kepada setiap orang tua,_*)

Please do not only program your child to be successful, but *teach them how to handle failures* and also teach them *proper lessons about life.* 
( *_Jangan hanya mendidik anak anda menjadi sukses, tetapi ajari mereka menghadapi kegagalan dan juga ajari mereka _pelajaran yang tepat tentang hidup_*)

Learning high-level Science and Maths will help them to clear competitive exams 
but a *Knowledge about Life* will help them to face every problem.
( *_Belajar sains dan matematika tingkat tinggi akan membantu mereka lulus ujian yang sangat kompetitif tetapi Pengetahuan tentang Kehidupan akan membantu mereka menghadapi setiap masalah._* )

Teach them about how *Money Works*, instead of teaching them to Work for the Money.
( *_Ajari mereka tentang bagaimana uang bekerja_* dari pada hanya mengajari mereka *_Bekerja untuk Uang_*)

Help them in finding their passion, because these degrees will not help them in the next Economic Crisis and we don't know when The Next Crisis will hit the World. ( *_Bantu mereka menemukan "passionnya", sebab semua titel ini tidak akan membantu mereka dalam Krisis Ekonomi yad dan kita tidak tau kapan lagi Krisis Ekonomi akan terjadi di muka bumi ini._*)

*SUCCESESS is A LOUSY TEACHER,* ( *_SUKSES ADALAH GURU YANG JELEK_*)

 *FAILURE TEACHES YOU MORE! ( *_KEGAGALAN MENGAJARKAN ANDA BANYAK HAL !_*). 

 *Please share with other parents.*( *_Silakan share dengan orang tua LAIN._*)

 πŸ˜ŠπŸ™

Tuesday, July 7, 2020

Kesucian Yang Sejati

*Kesucian Yang Sejati* 

Kesucian sangat berharga dalam kehidupan kita ini; lebih berharga daripada segala kekayaan, popularitas, kehormatan, gelar, pangkat dan lain sebagainya. 

Inilah yang seharusnya menjadi kerinduan dan obsesi kita. Kalau kita mengejar hal-hal lain lebih daripada kesucian, itu suatu ketidaksetiaan kepada Tuhan. 

*Apakah kesucian itu?* 
• Kata *Suci atau kudus* dalam 
bahasa Ibrani adalah *Qadosh* yang artinya: _murni, dipisahkan dari yang lain untuk digunakan untuk Tuhan_. 

• Dalam bahasa Yunani, kata 
yang setara adalah *αΌ…Ξ³ΞΉΞΏΟ‚* (Klasik: hΓ‘gios; Koine: hΓ‘yos) yang juga _berarti dipisahkan, berbeda dari yang lain._

Dari etimologi kata suci atau kudus ini, dapat ditarik kesimpulan bahwa kesucian mengacu pada _keadaan yang berbeda dari yang lain dan dipisahkan untuk digunakan hanya untuk Tuhan saja._ 

Sering orang suci digambarkan sebagai: orang yang menyepi di biara atau di tempat-tempat sunyi dan terpencil, tidak hidup di tengah-tengah masyarakat, tidak menikah, tidak memiliki harta; kegiatan hidupnya hanyalah bertapa, bermeditasi dan melakukan seremonial agama. 

Justru mereka yang menghindarkan diri dari pergaulan dunia tidak pernah mengenal kesucian yang sesungguhnya. 

Bagaimana seseorang bisa dikatakan cakap berenang kalau hanya berenang di kolam kecil, tidak pernah bergumul dalam gelombang laut atau riak sungai?

• Seseorang tidak bisa dikatakan menang dalam pencobaan jika tidak pernah dihadapkan dengan pencobaan. 

• Seseorang tidak bisa dikatakan taat kepada Bapa, jika tidak ada peluang untuk tidak taat. 

• Seseorang yang tidak pernah menghadapi percobaan dalam kehidupan secara konkret tidak dapat memahami kesucian yang sesungguhnya.

Justru saat diperhadapkan 
kepada godaan-godaan untuk menuruti hawa nafsunya, seseorang dapat membuktikan apakah ia memilih taat kepada Bapa atau tidak; memilih kesucian atau dosa. 

Melalui kehidupan konkret di tengah-tengah kemungkinan untuk berbuat dosalah kita harus belajar 
untuk hidup di dalam ketaatan kepada Bapa, bukan mengikuti keinginan kita sendiri. Dari sini terbangunlah kesucian yang sejati dalam hidup kita.

#truthwisdom

Thursday, June 4, 2020

Masa Penantian

*Ibrani 6:11-15*
11 Tetapi kami ingin, supaya kamu masing-masing menunjukkan kesungguhan yang sama untuk menjadikan pengharapanmu suatu milik yang pasti, sampai pada akhirnya,
12 agar kamu jangan menjadi lamban, tetapi menjadi penurut-penurut mereka yang oleh iman dan kesabaran mendapat bagian dalam apa yang dijanjikan Allah.
13 Sebab ketika Allah memberikan janji-Nya kepada Abraham, Ia bersumpah demi diri-Nya sendiri, karena tidak ada orang yang lebih tinggi dari pada-Nya,
14 kata-Nya: "Sesungguhnya Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan akan membuat engkau sangat banyak."  
15 Abraham menanti dengan sabar dan dengan demikian ia memperoleh apa yang dijanjikan kepadanya. 

=====

Selalu ada masa pengujian, ketika kamu tidak melihat ada sesuatu yang baik yang terjadi, ketika masa-masa penantian kamu harus bersabar dan tetap melakukan hal yang benar, ketika kelihatannya keadaan tidak akan berubah. *Kamu harus tetap memelihara iman dan tidak menjadi putus asa atau menyalahkan diri sendiri atau siapapun juga, karena tidak terjadi sesuai kerangka waktumu.* Allah akan membawamu ke tempat seharusnya kamu berada, ke situasi yang telah ditentukannya untuk kamu mencapai posisi yang dikehendaki-Nya. Mungkin kamu berpikir kamu tidak memiliki sumber daya atau sumber daya sudah habis untuk meraih apa yang kamu harapkan. *Jangan cemas, karena penyertaan Allah akan menggantikan apa yang tidak kamu miliki dan apa yang telah berkurang atau hilang. Tetap jaga hati di masa pengujian ini.* Akan tiba saatnya Allah akan membukakan pintu-pintu yang tidak dapat kamu buka sendiri, walaupun saat ini sepertinya kamu sedang mengerjakan sesuatu yang tidak penting. *Jika saat ini belum terjadi, itu berarti prosesnya masih sedang berjalan.* Allah sedang mempersiapkanmu, kamu sedang bertumbuh, kamu sedang bertambah kuat, kamu sedang dibuat-Nya dewasa dahulu. Apa yang disiapkan Allah untuk hari esok lebih hebat daripada yang pernah kamu saksikan di hari kemarin... *Selamat pagi pemenang.*

Saturday, March 21, 2020

Apa Isi Hatimu?

Jika Anda memegang secangkir kopi, tiba-tiba ada yang lewat dan menabrakmu atau tidak sengaja menyentuh lenganmu, dan hal itu membuatmu menumpahkan kopi dimana-mana.

Pertanyaan: Kenapa Anda menumpahkan kopi?
Jawaban: Tentu saja karena ada yang menabrakku.

*Jawaban itu : SALAH.*

*Anda menumpahkan kopi karena cangkirmu berisi kopi.*
Seandainya cangkirmu berisi teh, maka Anda akan menumpahkan teh.
*Apapun yang ada di dalam cangkir, itulah yang akan tumpah keluar.*

Cangkir itu ibarat pikiran.
Ketika keadaan tidak baik datang menabrakmu dan mengguncangmu, apapun yang ada di dalam pikiranmu lah yang akan keluar. 

Pertanyaannya sekarang: *Apakah yang ada di dalam cangkirmu?*
Ketika ada sesuatu yang mengguncang hidupmu, *apa yang akan kamu tumpahkan?*

Kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri, atau kemarahan, kepahitan, makian bahkan kutukan yang keluar dari pikiran dan mulutmu.

*Kamu sendiri yang tentukan*

Isilah cangkirmu dengan cinta kasih

Ketika sesuatu yang tidak baik menabrak dan mengguncangmu maka cinta kasih yang akan tumpah keluar dari pikiranmu. 

Jadilah pribadi yang dipenuhi cinta kasih.
Bukan lagi menjadi pribadi yang selalu menyalahkan orang lain atau faktor lain yang tidak baik.
Tapi perbaiki apa yang seharusnya ada di dalammu.

Ingatlah apapun yang mengguncangmu bukan faktor dari luar yang menentukan hari-harimu tapi responmu dan reaksimulah yang menentukan.


Renungan harian

*Mazmur 139:16-18*
16 mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satu pun dari padanya. 
17 Dan bagiku, betapa sulitnya pikiran-Mu, ya Allah! Betapa besar jumlahnya! 
18 Jika aku mau menghitungnya, itu lebih banyak dari pada pasir. Apabila aku berhenti, masih saja aku bersama-sama Engkau. 

======

*Allah telah mencatat setiap bagian kehidupanmu dari awal sampai akhir.* Allah mengetahui setiap kekecewaan, setiap kehilangan, dan setiap tantangan. Saat kamu mengalami kekecewaan, saat kamu mengalami kehilangan, jangan berhenti dalam keadaan itu. Teruslah maju karena ada sebuah keadaan lain di depanmu dan kamu harus mau memasukinya. *Percayalah bahwa Allah akan membuat akhir dari kisahmu adalah kemenangan.* Sekarang kamu tidak memahaminya dan serasa tidak masuk akal tetapi jika kamu terus maju untuk melakukan hal yang benar, kamu tidak membiarkan kepahitan berakar, kamu akan sampai ke bab masa depanmu, bab yang akan menyebabkan semuanya masuk akal. *Masalah atau tantangan di masa kini akan menghubungkan kamu dengan hal-hal luar biasa yang Allah sediakan di masa depan.* Allah mempunyai rencana yang luar biasa Untuk kehidupanmu. Allah Sedang mengarahkan langkah-langkahmu. Allah mengerjakan setiap rincian untuk kehidupanmu... *Selamat pagi pemenang*

Thursday, February 27, 2020

Kematian Yesus Secara Ilmiah

" Kematian Yesus Secara Ilmiah "

Dalam 60 detik ke depan, berhentilah dari apa yang sedang anda kerjakan dan ambil waktu untuk membaca ini! Dan mari kita lihat jika setan bisa menghentikan ini!. 

Pada umur 33, Yesus mendapat hukuman mati. 

Pada saat itu penyaliban adalah kematian yang paling kejam. Hanya penjahat-penjahat besar yang menerima hukuman seperti ini. Dan tidak seperti penjahat lainnya, tangan dan kaki Yesus dipakukan ke salib. 

Ukuran setiap paku antara 6 sampai 8 inchi. 

Paku didorong masuk menembus ke dalam pergelangan tanganNya. Bukan di telapak tangan seperti yang sering digambarkan. Ada otot dalam pergelangan tangan yang memanjang sampai ke bahu. Dan tentara Romawi tahu, jika paku didorong ke dalam pergelangan tangan maka otot itu akan rusak dan pecah. 
Hal ini memaksa Yesus untuk menggunakan punggungnya untuk menopang diri supaya Ia bisa bernafas.

Kedua kakiNya dipakukan bersama. Yesus dipaksa untuk menopang diriNya di atas sebuah paku menembus kakiNya, masuk tertusuk ke dalam kayu salib. 

Namun Yesus tidak dapat menopang diriNya dengan kakiNya karena kesakitan. Jadi Ia terpaksa mengelok-elokkan punggung dan kakiNya hanya untuk bisa bernafas. Bayangkan perjuangan, rasa sakit, penderitaan dan keteguhan hatiNya. 

Yesus menahan kondisi ini selama lebih dari 3 jam. 

Ya, lebih dari 3 jam! Bisakah anda membayangkan penderitaan yang Ia alami? Beberapa menit sebelum Yesus mati, darah berhenti keluar dan dari tubuhNya mulai mengeluarkan air melalui luka-lukaNya. 

Dari gambar yang sering kita saksikan, kita bisa melihat luka-luka di tangan dan kaki serta luka cambuk di punggungNya. Tapi apakah kita pernah menyadari luka yang ada di DALAM TUBUH YESUS? 
Sebuah PALU mendorong paku-paku besar menerobos pergelangan tanganNya, kedua kakinya dipaku dengan sebuah paku yang besar.

Dan sebuah paku yang besar dipakukan melalui lenganNya. Kemudian tentara Romawi menusuk punggungNya dengan tombak. Sebelum ini terjadi Yesus terlebih dulu dicambuk dan dipukuli. Yesus dicambuk begitu kejam sehingga daging-dagingNya lepas dari tubuhNya. 
Pemukulan yang Ia alami begitu menakutkan. WajahNya Robek dan janggutNya pun lepas dari wajahNya. Mahkota duri tertusuk dalam di kepalaNya. Sebagian besar manusia tidak akan dapat menahan siksaan sekejam ini.

DarahNya pun habis. Kini hanya air yang mengalir dari luka-lukaNya. Tubuh manusia dewasa berisi 3.5 liter darah.

3.5 liter darah habis keluar dari tubuhNya. Ada tiga paku besar ditusuk ke tubuhNya.Sebuah mahkota duri di kepalaNya, tentara Romawi menikam dada Yesus dengan tombak.

Sebelum ini Yesus mengalami penghinaan sepanjang 2 kilometer menopang salibNya sambil menerima tamparan dan lemparan batu dari orang-orang yang menyaksikanNya (berat bagian atas salib lebih kurang 30 kg dimana tangan Yesus dipakukan).

Yesus harus mengalami ini, untuk membuka Pintu Surga, sehingga kita bisa memiliki hubungan dengan Tuhan. 

Sehingga dosa-dosamu dihapuskan. Semuanya, tak bersisa! Jangan abaikan ini.

YESUS KRISTUS MATI UNTUKMU!

Dia mati untukmu! Sangatlah mudah membagikan humor atau foto yang aneh dan lucu melalui WA atau messenger. Tapi jika berbicara mengenai TUHAN terkadang kita malu untuk membagikannya kepada orang lain. Karena anda takut atas apa yang akan dipirkan orang lain tentang kamu.

Tuhan memiliki rencana untukmu, tunjukkan kepada seluruh temanmu apa yang Ia alami untuk menyelamatkanmu! Pikirkan ini! Tuhan memberkatimu! 

60 detik bersama Tuhan...

60 detik ke depan, mari sisihkan apa yang sedang anda lakukan dan gunakan kesempatan ini!  Dan ayo kita lihat apakah iblis bisa menghentikan ini!

Yang perlu kamu lakukan: 

1. Berdoa untuk orang yang mengirim pesan ini untukmu. 

2. Kemudian, kirimkan pesan ini kepada orang lain, lebih banyak lebih bagus.

3. Orang lain akan berdoa untukmu sehingga kamu akan membuat banyak orang berdoa kepada Tuhan.

4. Ambil waktu untuk mensyukuri apa yang Tuhan telah lakukan untukmu. Lakukan sesuatu yang menyenangkanNya.

Salam kasih Kristus, semangat pagi
Surgawi, bagi saudara se-Tuhan di
dalam Yesus Kristus, Immanuel.
Maranatha, Soli Deo Gloria.

Waktu Yang Tepat

*Ibrani 6:11-12*
11 Tetapi kami ingin, supaya kamu masing-masing menunjukkan kesungguhan yang sama untuk menjadikan pengharapanmu suatu milik yang pasti, sampai pada akhirnya,
12 agar kamu jangan menjadi lamban, tetapi menjadi penurut-penurut mereka yang *oleh IMAN dan KESABARAN mendapat bagian dalam apa yang dijanjikan Allah.*

======

Apabila ada waktu yang tepat berarti ada waktu yang tidak tepat. Waktu yang tepat adalah waktu yang terbaik. Waktu Allah adalah waktu yang terbaik. *Memiliki IMAN yang percaya bahwa Allah sanggup melakukan perkara-perkara yang mustahil itu harus kamu miliki. Tetapi kamu harus juga memiliki KESABARAN saat menanti perkara-perkara mustahil itu terjadi.* Kamu bukan hanya percaya Allah mampu melakukan hal-hal yang besar melainkan kamu juga mempercayai waktu Allah. Sehingga kamu tidak putus asa sekalipun itu tidak terjadi dalam waktu dekat, kamu tidak menyerah karena ada waktu sepekan, sebulan, setahun, bahkan lebih yang dibutuhkan. *Kamu sadar dan mengerti bahwa waktu-Nya telah ditetapkan pada masa depanmu, sehingga kamu menanti dalam IMAN DAN KESABARAN, karena kamu tahu bahwa jawabannya sedang dalam proses.* Kamu tidak akan mengalami penundaan ini kalau Allah tidak memiliki alasan yang sangat baik untuk melakukannya. *Sementara kamu menanti, jangan membuat kesalahan dengan mencoba mencari jalan keluar sendiri, yang justru membuatmu semakin putus asa.* Serahkan kepada Allah bahwa waktu yang Allah tetapkan dan segala sesuatu yang telah Allah janjikan akan menjadi kenyataan... *Selamat pagi pemenang*

Tuesday, February 25, 2020

Berpikir Untuk Kebaikan Orang Lain

Presiden Xi Jin Ping dari Tiongkok
berkata:

Ketika saya masih kecil, saya sangat egois, selalu mengambil yang terbaik untuk diri saya sendiri. Perlahan-lahan, semua orang meninggalkan saya dan saya tidak punya teman. Saya tidak berpikir itu salah saya tetapi saya mengkritik dan menyalahkan orang lain.

Ayah saya memberi saya 3 kalimat untuk membantu saya dalam hidup.

Suatu hari, ayah saya memasak 2 mangkuk mie dan meletakkan 2 mangkuk di atas meja. Satu mangkuk hadir dengan satu telur di bagian atas mie dan mangkuk lainnya tidak memiliki telur di atasnya. 

Ayah berkata, "Anakku. Silahkan kamu pilih. Mangkuk mana yang kamu inginkan ”. Telur sulit didapat saat itu! Hanya bisa makan telur selama festival atau Tahun Baru. Tentu saja saya memilih mangkuk dengan telur! Saat kami mulai makan. Saya mengucapkan selamat kepada diri saya sendiri atas pilihan dan keputusan bijak yang saya lakukan dan mendapatkan telur itu. Lalu saya terkejut ketika ayahku makan mie, ada dua telur di bawah mangkuknya, tersembunyi di bagian bawah mie! Saya sangat menyesal! Dan memarahi diriku sendiri karena terlalu terburu-buru dalam keputusanku. Ayah saya tersenyum dan iba kepada saya, 

”ANAKKU KAMU HARUS INGAT APA YANG DILIHAT MATAMU MUNGKIN TIDAK BENAR.”
JIKA KAMU BERNIAT MENGAMBIL KEUNTUNGAN DARI ORANG ORANG, KAMU AKAN BERAKHIR DENGAN KEKALAHAN !”

Keesokan harinya, ayah saya kembali memasak 2 mangkuk mie: satu mangkuk dengan telur di atasnya dan mangkuk lainnya tanpa telur di atasnya. Sekali lagi, dia meletakkan dua mangkuk di atas meja dan berkata kepada saya, ”Anakku. Silahkan kamu pilih. Mangkuk mana yang kamu inginkan? ”Kali ini saya lebih pintar. Saya memilih mangkuk tanpa telur di atasnya. Yang mengejutkan saya, saat saya memisahkan mie di atas, tidak ada satu pun telur di dasar mangkuk! Sekali lagi ayah saya tersenyum dan berkata kepada saya, 

“ANAKKU, KAMU TIDAK HARUS SELALU BERGANTUNG PADA PENGALAMAN KARENA KADANG-KADANG, HIDUP DAPAT MENGECOHMU ATAU MENIPU KAMU. TETAPI KAMU TIDAK BOLEH TERLALU JENGKEL ATAU BERSEDIH, INI HANYA MEMPERLAKUKAN SEBAGAI PENGETAHUAN YANG KAMU DAPAT  SEBAGAI PROSES PEMBELAJARANMU. DAN KAMU TIDAK AKAN MENDAPATKAN PELAJARAN SEMACAM INI  DARI  BUKU TEKS.”

Hari ketiga, ayah saya lagi memasak 2 mangkuk mie, lagi satu mangkuk dengan telur di atas dan mangkuk lainnya tanpa telur di atasnya. Dia meletakkan 2 mangkuk di atas meja dan kembali berkata kepada saya, ”Anakku. Silahkan kamu pilih. Mangkuk mana yang kamu inginkan?”. Kali ini, aku memberi tahu ayahku, "Ayah, kamu pilih dulu. Ayah adalah kepala keluarga dan berkontribusi paling banyak kepada keluarga." Ayah saya tidak menolak dan memilih mangkuk dengan satu telur di atasnya. Saat saya makan semangkuk mie saya, di hati saya berkata pasti tidak ada telur di dalam mangkuk. Yang mengejutkan saya! Ada dua telur di dasar mangkuk. Ayah saya tersenyum kepada saya dengan cinta di matanya, 

"ANAKKU, KAMU HARUS INGAT! KETIKA KAMU BERFIKIR UNTUK KEBAIKAN ORANG LAIN, MAKA HAL-HAL BAIK AKAN SELALU TERJADI PADA DIRIMU!"

Saya selalu ingat 3 kalimat nasehat ayah saya dan hidup dengan melakukan sesuai nasihatnya. 
Dan benar, saya bisa sukses.

Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat.

Tuhan memberkati!

A Frozen Nightly Frozen (True Story)

Ada seorang pria bernama Yankel, yang memiliki toko roti, di sebuah kota, Crown Heights, Jerman. Dia selalu berkata, "Kamu tahu kenapa aku hidup hari ini?"

Dia berkata, " Ketika aku masih remaja, aku dibawa oleh Nazi dengan segerombolan orang dalam kereta api. Malam datang dan udara sangat dingin di gerbong itu.
Tentara Nazi menurunkan kami di sisi rel semalaman, tanpa makanan. Tidak ada selimut untuk menghangatkan kami. Angin dingin membawa salju menerpa pipi kami. Ada ratusan orang bersama kami pada malam yang sangat dingin itu. Tidak ada makanan. Tidak ada air. Tidak ada tempat berlindung. Tidak ada selimut ".

"Darah di tubuh kami mulai membeku.
Di sebelah aku, ada seorang lelaki tua yang baik dari kota asalku. Dia menggigil dari kepala hingga ujung kaki, dan kelihatannya kurang baik keadaannya. Jadi aku memeluknya untuk menghangatkannya.
Aku memeluknya erat-erat untuk memberinya panas. Aku menggosok lengannya, kakinya, wajahnya, lehernya. Aku memohon padanya supaya semangat, bertahan untuk hidup.
Sepanjang malam, aku membuat pria ini tetap hangat.
Aku lelah, dan kedinginan. Jari-jariku seperti mati rasa, tetapi aku tidak berhenti menggosokkan panas ke tubuh lelaki tua itu.
Jam demi jam berlalu. Akhirnya, pagi datang dan matahari mulai
bersinar. Aku melihat sekeliling untuk melihat orang lain.”

Mengerikan sekali, yang bisa kulihat hanyalah tubuh yang membeku disertai kesunyian yang mematikan.
Tidak ada orang lain yang hidup. Malam yang dingin itu membunuh mereka semua. Hanya dua orang yang selamat: pria tua itu dan aku.

Pria tua itu selamat karena aku menghangatkannya, dan aku bertahan hidup karena aku menghangatkannya.

Izinkan aku memberi tahumu rahasia untuk bertahan hidup di dunia ini...

-Saat kamu menghangatkan hati orang lain, kamu akan tetap menghangatkan dirimu sendiri.

- Ketika kamu mendukung, mendorong, dan menginspirasi orang lain maka kamu akan menemukan dukungan, dorongan dan inspirasi dalam kehidupanmu sendiri juga.

-Ketika kamu baik untuk orang lain kamu baik untuk dirimu sendiri.

-Ketika kamu membuat orang bahagia, orang akan membuat kamu bahagia "

Orang yang paling bahagia dunia adalah mereka yang mampu memberi, bukan mereka yang hanya menerima dan meminta.

❄A Frozen Nightly Frozen (A True Story)❄

Semoga Pikiran Baik Datang Dari Segala Penjuru

Jesus Bless You All.........πŸ™

Sunday, February 16, 2020

Garis Tangan

❤  Pencerahan

Paul Liao adalah salah satu dari 10 orang terkaya di Taiwan.
Ia memiliki sejumlah hotel, real estate dan sederet bisnis besar.
Yang menuai banyak pujian adalah karena Paul memperoleh semua harta kekayaannya dari nol.

Suatu ketika Paul Liao diundang dalam suatu seminar di sebuah universitas.
Seorang mahasiswa mendekatinya dan menanyakan apa rahasia kesuksesannya.
Paul Liao tersenyum sejenak, lalu ia meminta mahasiswa itu menengadahkan tangannya.
Dengan sedikit heran, mahasiswa itu memperlihatkan telapak tangannya.

“Mari saya lihat garis tanganmu. 
Simaklah baik-baik apa pendapatku,” ujar Paul.
Ia menunjuk garis-garis di tangannya sambil berkata ”Lihatlah telapak tanganmu ini. 
Di sini ada beberapa garis utama yang menentukan nasib.
Ada garis kehidupan, garis rezeki dan ada pula garis jodoh.
Sekarang coba kamu genggam. 
Di mana garis tanganmu?” 
Sang mahasiswa menjawab, "Di dalam telapak tangan yang saya genggam."
Paul menjelaskan, "Hal itu mengandung arti, bahwa apapun takdir dan keadaanmu kelak, semua itu ada dalam genggamanmu sendiri.
Anda lihat bukan? 
Bahwa semua garis tadi ada di tanganmu.
Begitulah rahasia suksesku selama ini.
Aku berjuang dan berusaha dengan berbagai cara untuk menentukan nasibku sendiri, bukan melalui ketergantungan pada garis tangan.
Tapi coba lihat pula genggamanmu. 
Bukankah masih ada garis yang tak ikut tergenggam?
Sisa garis itulah yang berada di luar kendalimu, karena di sanalah letak kekuatan Tuhan.
Kita tak akan mampu melakukan dan itulah bagian Tuhan.
Kesuksesanmu tidak akan terjadi tanpa campur tangan Tuhan."

Manusia akan berhasil di segala perjalanan, apabila dia menyertakan Tuhan dalam setiap langkah hidupnya.

Monday, January 27, 2020

*SORGA BUKAN CERITA*

*-Tulisan bagus dari seorang asing yang memandang Indonesia dari luar-*



*SORGA BUKAN CERITA*

Musim dingin, ketika salju turun, di *Eropa atau Amerika Utara, suhu bisa mencapai *-minus 40 derajat celsius-*. Artinya, kulkasmu masih lebih hangat. 

Itulah saat semua tetumbuhan *"mati "* kecuali pohon cemara. Itulah saatnya darahmu bisa berhenti menjadi es ketika kamu keluar rumah tanpa pakaian khusus. 

Musim salju adalah ketika manusia bertahan hidup dan beraktivitas yang mungkin, tanpa bisa berjalan jika tak ada bantuan peralatan dan teknologi. 

Tanpa itu, mati kedinginan. Dan ada satu periode dimana salju berbentuk badai. Badai salju. Terbayang apa yg bisa dilakukan selain bertahan hidup diruangan berpemanas. 

*Padang pasir*. Begitu keringnya sampai2 manusia yang berdiam disana membayangkan sungai2 yang mengalir sebagai surga.

Hanya ada beberapa jenis pohon yang bisa hidup dalam suhu bisa di atas 40 derajat celcius. Keringatmu bisa langsung menguap bersama cairan tubuhmu.  Dan keberadaan air adalah persolan hidup mati. Sungguh bukan minyak.

Saya sungguh tidak mengerti ketika ada orang yg masih belum percaya bahwa *Indonesia itu serpihan sorga*. 

Cobalah kamu bercelana pendek, pakai kaos dan sandal jepit jalan jalan di Kanada ketika musim dingin. Atau jalan jalan dipadang pasir. *Dijamin mati.* 

Disini, dinegaramu, kapan saja, mau siang mau malam kamu bisa jalan2  kaosan tanpa alas kaki. Mau hujan mau panas, *Selamat*. 

*Di Eropa, Amerika* paling banter kamu akan ketemu buah2an yg sering kamu pamer2in. Apel🍎, anggurπŸ‡,  sunkist🍊, pear🍐, dan semacamnya. 

*Di Timur tengah* paling kamu ketemu kurma, kismis, kacang arab, buah zaitun, buah tin.

*Di Indonesia,* kamu tak akan sanggup menyebut semua jenis buah dan sayuran, umbi2an, kacang2an, bunga2, rempah2, saking banyaknya. 

*Di Amerika, Eropa*, kamu akan ketemu makanan lagi2, sandwich, hot dog, hamburger. Itu2 saja yang divariasi. Paling banter steak, es krim, keju. 

Di *Timur tengah*?. Roti. Daging dan daging dan daging lagi.

*Di Indonesia*?. Dari Sabang sampai Merauke, mungkin ada ratusan ribu varian makanan. Ada puluhan jenis soto, varian sambal, olahan daging, ikan dan ayam tak terhitung macamnya.

Setiap wilayah ada jenisnya. Kue basah kue kering ada ribuan jenis. Varian bakso saja sudah sedemikian banyak. Belum lagi singkong, ketan, gula, kelapa bisa menjadi puluhan jenis nama makanan.

Dan tepian jalan dari Sabang sampai Merauke adalah garis penjual makanan terpanjang didunia. Saya tdk berhasil menghitung penjual makanan bahkan hanya dari Kemayoran ke Cempaka Putih. 

*Di Indonesia*, kamu bebas mendengar pengajian, shalawatan, lonceng gereja, dang dut koplo, konser rock, jazz, gamelan dan ecrek2 orang ngamen. 

*Di Eropa, Amerika, Timur Tengah,* belum tentu kamu bisa menikmati kecuali pakai head set. 

Saya ingin menulis *Betapa Surganya Indonesia* dari segala sisi. Hasil buminya, cuacanya, orang2nya yang cerdas2, kreatif dan bersahabat,  budayanya, toleransinya, guyonannya. 

Keindahan tempat2 wisatanya dan seterusnya. Saya tidak mungkin mampu menulis itu semua meskipun jika air laut menjadi tintanya.

Saking tak terhingganya kenikmatan anugerah Allah pada bangsa Indonesia.

*Indonesia ini negara kesayangan Tuhan*. 

*Jika kamu tidak bisa mensyukuri itu semua?. Jiwamu sudah mati.*

*-Pesan-*
Jangan biarkn sorga ini hancur karena nafsu berkuasa 

Janganlah kehangatan persaudaraan yang dicontohkan oleh embah, kakek, opung kita dihancurkan hanya karena perbedaan dan kita merasa paling benar/pintar!!

Tuhan hanya ingin kamu bersyukur agar sorga ini tidak jadi neraka. Bahkan andai kamu sering bersyukur maka berkat2 itu akan ditambahkn.

Bersyukur itu diantaranya, tidak merusak apa2 yg sudah baik. Baik alam lingkungan, sistem nilai, budaya asli, kebersihan dll.

*_Jika kita merusak alam,_*
*_Alam akan berproses membuat keseimbangan/keadilan_*

Politik, berjangka pendek jangan sampai merubah sorga ini jadi neraka. *-Jangan berkelahi-*

Pandai2lah menahan diri seperti orang berpuasa. Jangan jadi pengikut orang2 yang haus kekuasaan dan ketamakan luar biasa.

*MARI JAGA NKRI DEMI ANAK DAN CUCU...*

Friday, January 24, 2020

Berdoa Untuk Kuat

Inspirasi hari ini

Suatu kali seorang anak sedang mengikuti sebuah lomba lari. 

Sebelum pertandingan dimulai  *Anak kecil*  itu menundukkan kepala *memanjatkan doa.*

Pertandinganpun dimulai, ternyata ia pertama kali mencapai garis finish dan keluar sebagai juara.

Saat pembagian hadiah, ketua panitia bertanya: *"Hai jagoan..., kamu pasti tadi berdoa agar kamu menang yaa???"*

Anak itu menggeleng....: "Bukan pak....., *rasanya tidak adil berd'oa untuk bisa mengalahkan orang lain.*

*Aku hanya berdoa supaya tidak menangis kalau aku kalah....."*

Semua hadirin terdiam mendengar itu....
Setelah beberapa saat, terdengarlah gemuruh tepuk tangan yang memenuhi ruangan.

Permohonan anak ini merupakan doa yang Luaarrr biasa.... *_dia tidak meminta kpd Tuhan utk mengabulkan semua harapannya, namun ia berdoa agar diberikan kekuatan untuk menghadapi apapun yang terjadi.._*

Seringkali kita berdoa pada Tuhan untuk mengabulkan setiap permintaan kita. 

Kita meminta agar Tuhan   menghalau setiap halangan yang ada di depan mata. 

Tidak salah memang, namun bukankah semestinya yang kita butuhkan adalah bimbingan dan hikmatNya untuk dapat mengerti rencanaNya , terutama saat kita mengalami kegagalan dan kekalahan? 

*_Seharusnya kita berdoa meminta kekuatan untuk bisa menerima kehendak Tuhan sebagai yang terbaik dalam hidup, sekalipun mungkin itu sangat tidak menyenangkan._*

*Berdoa untuk menang itu biasa, tapi berdoa untuk bisa mengerti kehendakNya saat kita kalah itu Luaarrrrr Biasaaa*...πŸ™‚

πŸ™πŸΌ Selamat beraktifitas... 😊

Thursday, January 16, 2020

3 Filter Socrates

Inspirasi Pagi

*Filter Socrates*

Di Yunani kuno, Socrates terkenal memiliki pengetahuan yang tinggi dan sangat terhormat.

Suatu hari seorang kenalannya bertemu dengan filsuf besar itu dan berkata, "Tahukah Anda apa yang saya dengar tentang teman Anda?"

"Tunggu sebentar," Socrates menjawab. "Sebelum Anda menceritakan apapun pada saya, saya akan memberikan suatu test sederhana yang disebut Triple Filter Test.

πŸ‘‰Filter petama adalah KEBENARAN.

"Apakah Anda yakin bahwa apa yang akan Anda katakan pada saya itu benar?"

"Tidak," jawab orang itu, "Sebenarnya saya HANYA MENDENGAR tentang itu."

"Baik," kata Socrates. "Jadi Anda tidak yakin itu benar. Baiklah sekarang saya berikan filter yang kedua.

πŸ‘‰Filter ke 2, KEBAIKAN.

Apakah yang akan Anda katakan tentang teman saya itu sesuatu yang baik?"

"Tidak, malah sebaliknya..."

"Jadi," Socrates melanjutkan, "Anda akan menceritakan sesuatu yang buruk tentang dia, tetapi Anda tidak yakin apakah itu benar. Anda masih memiliki satu kesempatan lagi, masih ada satu filter lagi, yaitu filter ke 3.

πŸ‘‰Filter ke 3, KEGUNAAN.

Apakah yang akan Anda katakan pada saya tentang teman saya itu berguna bagi saya?"

"Tidak, sama sekali tidak."

"πŸ‘‰Jadi," Socrates menyimpulkannya, "bila Anda ingin menceritakan sesuatu yang belum tentu benar, bukan tentang kebaikan,dan bahkan tidak berguna, mengapa Anda harus menceritakan itu kepada saya?"

Itulah mengapa Socrates dianggap filsuf besar dan sangat terhormat.

πŸ‘‰Gunakan triple filter test setiap kali kita mendengar/Menyampaikan sesuatu tentang kawan kita. Jika bukan KEBENARAN, bukan KEBAIKAN, dan tidak ada KEGUNAAN positif, tidak perlu kita terima atau kita sampaikan . Dan apabila kita terlanjur mendengarnya, jangan sampaikan pada orang lain, dan jangan menyakiti hati orang lain..
Ut Omnes Unum Sint

Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.  (Flp 4:8)

Have a blessed day πŸ™

Monday, January 13, 2020

Rahasia Panjang Umur

*Prof. Kouw Tze Khang* memeriksa dan mewawancarai orang2 lanjut usia (diatas 90 thn) di China.
Luar.biasa...
 Prof. Kouw menemukan : 

*1). Ada yg tidur cepat, Ada yg tidur sesudah larut malam.*

*2) Ada yg makan daging, Ada yg vegetarian.* 

*3) Ada yg minum alkohol, Ada yg tdk minum.* 

*4) Ada yg merokok, Ada yg tdk merokok.* 

*5) Ada yg disiplin olah raga pagi, Ada yg jarang dan ada yg tidak melakukan.* 

Hidup mereka ber-beda2 tapi mereka semua sehat. 
Namun ada persamaan mereka :

*1) Tidak berhati dengki, tidak iri hati dgn kehidupan orang lain, tidak judes, tidak cerewet.*

*2) Mereka jarang, dan malah tidak ada yang suka mengeluh. Mereka terima hidup mereka apa adanya.*

*3) Mereka punya komunitas dimana mereka dapat saling bergembira, membagi cerita, bercanda. Bahkan sama2 menari. Mereka penggembira.*

*4) Mereka tidak malas. Mereka melakukan aktifitas sehari-hari sesuai usia mereka*

Itulah hal-hal yg membuat mrk berusia panjang.
Salam semangatt!!

Monday, January 6, 2020

AKAR YANG DALAM

Bacaan: Efesus 3:14-19
NATS: [Aku berdoa supaya] kamu berakar serta berdasar di dalam kasih, dapat memahami. kasih Kristus (Efesus 3:17-19)

Seorang teman menceritakan kepada saya tentang tetangganya yang beberapa tahun lalu mengisi sebagian besar waktu luangnya untuk menanam pohon. Tetangganya itu jarang menyirami pohon yang masih kecil karena menurutnya, terlalu banyak air hanya akan memanjakan pohon itu. (Ia berasal dari latar belakang keluarga yang memegang prinsip "tidak ada hasil tanpa kerja keras"). Pohon yang terlalu dimanjakan, katanya, akan berakar dangkal, padahal akar yang dalam sangatlah penting.

Teman saya juga sering berjalan-jalan ke tempat orang itu dan melihat-lihat pohon-pohon yang ditanamnya 25 tahun yang silam. Pohon-pohon itu kokoh, kuat, dan sangat awet. Tinggi dan berdiri kokoh. Bencana dan cuaca buruk justru telah menjadikan pohon-pohon itu seperti sekarang ini, sementara pohon yang dirawat dan dilindungi secara khusus pasti sudah tumbang.

Semua ini mengingatkan saya tentang bagaimana saya mendoakan orang lain. Saya cenderung untuk meminta agar Allah menjauhkan keluarga dan teman-teman saya dari kesulitan. Namun sekarang saya mengubah permohonan saya. Saya tidak lagi memintakan kemudahan hidup bagi mereka, karena hal seperti itu tidak mungkin terjadi di dunia ini. Sebaliknya, saya mencoba meneladani doa Rasul Paulus untuk jemaat di Efesus (3:14-19). Saya meminta supaya mereka berakar semakin dalam dan kuat di dalam kasih Allah, serta menjalin hubungan yang akrab dengan-Nya, sehingga mereka bertumbuh menjadi kokoh dan kuat. Jadi ketika angin kesukaran bertiup, mereka tidak akan goyah melainkan berdiri teguh sebagai saksi iman -DHR


BERDOALAH BUKAN UNTUK BEBAS DARI KESUKARAN
TETAPI UNTUK MENANG ATAS KESUKARAN

TUHAN YESUS memberkati dan melindungi Sahabat Kristus Amin πŸ™πŸ˜‡πŸŒΉ

Selamat Pagi dan Selamat beraktivitas Sahabat Kristus πŸŒ…πŸ‘ΌπŸŒˆ

Friday, January 3, 2020

Taat Melakukan Kehendak Tuhan

*_Bagian Kita Hanya “Taat Melakukan”_*

Suatu hari Tuhan memperlihatkan bongkahan batu besar kepada seorang pria dan memberi tugas kepada pria itu untuk mendorongnya dengan sekuat tenaga. Berbulan-bulan pria itu terus mendorong, namun tak sedikit pun batu itu bergeser.

Lelah dan putus asa, pria itu lalu protes, “Tuhan, aku sudah menggunakan seluruh kekuatanku, tapi lihatlah, batu ini tak juga bergeser. Mengapa aku gagal..?”

Tuhan menjawab, “Anak-Ku, Aku hanya memanggilmu untuk mendorong batu itu dan bukan memindahkannya, tetapi engkau tidak mengerti kehendak-Ku dan mengira dirimu telah gagal. Lihatlah sekarang, lengan dan otot-otot mu menjadi kuat. Memang engkau tidak dapat memindahkan batu itu, Aku memanggilmu untuk taat melakukan tugasmu dan untuk menguji imanmu. Ketahuilah, yang akan memindahkan batu itu adalah Aku sendiri!”

*KETAATAN MELAKUKAN PERINTAH TUHAN ADALAH BAGIAN KITA, YANG LAIN MENJADI BAGIAN TUHAN.*

*Usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.*
Efesus 5:17 
*Sebab itu janganlah kamu bodoh,* 
*_tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan._*
Roma 12:2  
*Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini,* 
* tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu,* 
*_sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah:_* 
*_apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna._*

*Belilah kebenaran dan jangan menjualnya.*
Amsal 23:23  
*_Belilah kebenaran dan jangan menjualnya;_*
*_demikian juga dengan hikmat, didikan dan pengertian._* 

*Mengucap syukurlah dalam segala hal.*
1 Tesalonika 5:18  
_Mengucap syukurlah dalam segala hal,_* 
_sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu._*

Friday, December 27, 2019

Kencan Dengan Tuhan, Jumat, 27 Desember 2019


Bacaan: Yakobus 5:16b "Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya."

Renungan:
  Ketika sedang memimpin pasukan Amerika Serikat di tengah Perang Dunia II di Pasifik, Jenderal Douglas MacArthur menyempatkan diri menulis sebuah surat untuk puteranya, Arthur IV, yang berbunyi: "Bentuklah puteraku Tuhan, menjadi seorang yang cukup kuat untuk tahu kapan ia sedang lemah dan cukup berani menghadapi dirinya sendiri ketika ia takut. Seseorang yang tetap bangga dan tegar ketika dikalahkan di dalam perang, serta rendah hati ketika ia menang. Bentuklah puteraku menjadi manusia yang tidak hanya berharap tetapi juga berbuat. Tuntun dia, pintaku, bukan di jalan kemudahan dan kenyamanan, tetapi di bawah tekanan kesulitan dan tantangan. Biarkan dia belajar untuk berdiri tegar di tengah badai. Biarkan dia belajar belas kasih kepada mereka yang gagal. Berikan dia rasa humor, sehingga ia tetap dapat serius, tetapi tidak pernah membawakan dirinya dengan terlalu serius. Beri dia kerendahan hati, sehingga ia selalu ingat kesederhanaan dari kemuliaan sejati. Lalu aku ayahnya, akan berani berkata, 'Hidupku tidak akan sia-sia!'"
  Hidup dan mati dipertaruhkan saat di medan perang. Itulah yang mendorong Jenderal Douglas MacArthur menulis surat tersebut kepada puteranya. Ia tidak meninggalkan surat yang menjelaskan tentang warisan harta, melainkan surat yang berisikan harapan serta doa kepada Tuhan, agar anaknya kelak menjadi orang yang berhasil.
  Mungkin saat ini kita terpisah jauh dengan orang-orang yang kita cintai. Kita tidak dapat menyentuh mereka secara fisik, memeluk atau menghibur mereka di kala sedih. Namun ingat, kita masih bisa memeluk mereka melalui doa-doa kita, karena doa bukanlah sekadar kata-kata. Melalui doa kita bisa mengutarakan harapan-harapan yang kita inginkan kepada Tuhan dan mengimani bahwa harapan itu akan menjadi kenyataan. Kasih sayang tidak melulu diungkapkan melalui sentuhan fisik tetapi juga melalui doa. Mulai hari ini, doakanlah orang-orang yang kita cintai, percayalah bahwa mereka akan berada di dalam penyertaan Tuhan senantiasa. Tuhan memberkati.

Doa:
Tuhan Yesus, berkatilah .... yang saat ini jauh dari hadapanku. Pinjam mataMu untuk mengawasinya dan pinjam tanganMu untuk memeluknya di saat ia jatuh dan mengalami kesedihan. Amin. 

TUHAN YESUS memberkati dan melindungi. Amin πŸ™πŸ˜‡πŸŒΉπŸŒ…πŸ‘ΌπŸŒˆ

Wednesday, December 25, 2019

*NATAL ADALAH ANDA* (Paus Fransiskus)

Natal adalah Anda sendiri,
Ketika Anda memutuskan untuk dilahirkan kembali setiap hari dan membiarkan Tuhan masuk kedalam jiwa Anda.

Pohon Terang Natal adalah Anda,
Ketika Anda menahan angin kencang dan kesulitan hidup Anda.

Dekorasi Natal adalah Anda,
Ketika kebaikan Anda adalah warna yang menghiasi hidup Anda.

Lonceng Natal adalah Anda,
Ketika Anda menelpon, berkumpul dan berusaha bersatu dalam persaudaraan sejati.

Lampu Natal adalah Anda,
Ketika Anda menerangi jalan orang lain dengan kehidupan Anda berupa kebaikan, kesabaran, sukacita dan kemurahan hati.

Malaikat Natal adalah Anda,
Ketika Anda bernyanyi tentang perdamaian, keadilan dan cinta kasih untuk dunia.

Bintang Natal adalah Anda,
Ketika Anda menuntun seseorang untuk bertemu dengan Tuhan.

Musik Natal adalah Anda,
Ketika Anda meniupkan harmoni kehidupan di dalam diri Anda.

Kartu Natal adalah Anda,
Ketika tinta kebaikan tertulis di tangan Anda.

Ucapan Natal adalah Anda,
Ketika Anda memaafkan dan membangun kembali kedamaian bahkan sekalipun menyakitkan.

Makan Malam Natal adalah Anda,
Ketika Anda memuaskan dan memberi harapan kepada orang miskin yang ada disekitar Anda.

Yah Anda adalah Malam Natal,
Ketika dengan rendah hati dan sadar, Anda menerima dalam keheningan malam Sang Juru Selamat Dunia, tanpa suara pesta atau sebuah perayaan besar.

Anda adalah sekilas senyum dari kepercayaan dan kelembutan, dalam kedamaian batin dari Natal Abadi yang membangun kerajaanNya di dalam diri Anda.

Selamat NatalπŸŽ„πŸŽ„ πŸŒΉπŸŒ·πŸ’

Monday, December 16, 2019

Kencan Dengan Tuhan


Senin, 16 Desember 2019

Bacaan: Matius 7:24   "Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu."

Renungan:
  Ada 2 orang yang baru mendapatkan uang untuk membangun rumah. Orang yang pertama adalah orang yang bijak dan ia membeli lahan di atas batu karang. Ia menghabiskan waktu hampir 2 tahun untuk membangun rumahnya. Orang yang kedua adalah orang bebal dan ia membeli lahan di atas pasir. Dengan waktu cepat ia sudah selesai membangun rumahnya.
  Si orang bebal mengejek orang bijak katanya, "Betapa bodohnya kamu membangun rumah di atas batu karang. Lihat, sampai sekarang kamu belum selesai membangunnya." Si orang bijak hanya diam saja dan terus membangun. Setelah rumahnya jadi, beberapa waktu kemudian datanglah hujan badai melanda daerah itu. Rumah orang bijak tetap berdiri kokoh karena dibangun di atas batu karang. Rumah si bebal pun mengalami badai yang sama. Dalam waktu singkat rumah itu rubuh karena fondasinya kurang kuat.
  Seringkali kitapun bersikap sama seperti orang bebal dalam kisah di atas. Kita semua ingin segala sesuatunya serba instan dan tidak sabar kalau harus menunggu. Padahal yang instan itu tidak selalu baik. Yang terbaik adalah sesuai dengan waktu Tuhan. Setiap kita masing-masing membutuhkan waktu untuk bertumbuh secara rohani dan setiap kesuksesan membutuhkan waktu untuk mencapainya.
  Oleh karena itu jangan terburu-buru dan gegabah dalam merencanakan sesuatu. Apapun yang dibangun dengan fondasi yang kuat akan bisa bertahan melawan berbagai macam kesusahan. Hal ini pun berlaku untuk iman kita. Di atas dasar apakah iman kita dibangun? Jika dibangun di atas dasar Batu Karang yang teguh yaitu Yesus Kristus, maka sehebat apapun badai yang menerpa, kita akan tetap setia dan berdiri kokoh di atasNya. Tuhan memberkati.

Doa:
Tuhan Yesus, tambahkanlah imanku agar aku tetap setia kepadaMu saat badai menerjang kehidupanku. Jangan biarkan hanya karena seorang kekasih, jabatan, harta yang sementara, aku rela menjual meninggalkan dan menjual Engkau yang adalah sumber keselamatan hidup yang kekal. Amin.

TUHAN YESUS memberkati dan melindungi Sahabat Kristus Amin 🙏

Wednesday, December 11, 2019

Hidup Iman

Hidup iman adalah "percaya untuk mengerti" dan bukan "mengerti untuk percaya"  -Sto. Anselmus-

"Hidup beriman bukanlah hidup yang mencari hal-hal yang luar biasa dan spektakuler... Beriman artinya penyerahan total kepada Penyelenggaraan Ilahi meski melalui hal-hal yang sederhana."

TIDAK ADA MUJIZAT KARAKTER

Mujizat itu...

* Orang buta dapat melihat..
* Orang lumpuh dapat berjalan..
* Orang mati dibangkitkan..

Semua mujizat, terjadi seketika itu juga..

Tetapi tdk ada Mujizat untuk mengubah Karakter seseorang..

Tidak ada dengan berdoa atau tumpang tangan saja..

* Si pemarah langsung menjadi sabar..
* Si sombong langsung menjadi rendah hati..atau..
* Karakter buruk seseorang langsung menjadi baik..

Itulah sebabnya mengikut Yesus memerlukan proses setiap hari dan seumur hidup..

Saat terjatuh, kita mau dan berani untuk mencoba bangun dan berjalan kembali..

Jangan menyerah,  teruslah bersemangat untuk semakin memiliki karakter Kristus dalam hidup ini.
- Grace Lan-

Selamat pagi,  Tuhan memberkati!
🌻🌻